Pentingnya Dental Floss: Pakai Benang Gigi dengan Tepat untuk Cegah Gigi Berlubang dan Radang Gusi
logologo

Pentingnya Dental Floss: Pakai Benang Gigi dengan Tepat untuk Cegah Gigi Berlubang dan Radang Gusi

22 November 2025 | Ditulis oleh Onyx Editor TeamPentingnya Dental Floss: Pakai Benang Gigi dengan Tepat untuk Cegah Gigi Berlubang dan Radang Gusi

Mengapa Sikat Gigi Tidak Bisa Menjangkau Semua Area?

Sikat gigi memang efektif membersihkan permukaan luar dan dalam gigi. Namun, alat ini tidak mampu menjangkau sela-sela gigi yang sangat sempit, terutama di area belakang seperti gigi geraham.

Di ruang-ruang kecil inilah plak, sisa makanan, dan bakteri bisa menumpuk tanpa kamu sadari. Jika dibiarkan, penumpukan tersebut dapat memicu gigi berlubang di sela gigi (interproximal caries), bau mulut, radang gusi (gingivitis), dan penumpukan karang gigi. 

Karena itu, membersihkan sela gigi dengan dental floss atau benang gigi menjadi langkah penting dalam rutinitas kesehatan mulut.

Peran Penting Benang Gigi dalam Kesehatan Mulut

Benang gigi (dental floss) dirancang khusus untuk membersihkan area sempit yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.

Manfaat flossing antara lain:

  • membersihkan plak di sela gigi secara efektif

  • membantu mencegah radang dan perdarahan gusi

  • mengurangi risiko gigi berlubang tersembunyi

  • membuat napas lebih segar

  • mencegah karang gigi terbentuk lebih cepat

Menurut studi ADA (American Dental Association), flossing yang dilakukan dengan benar dapat menghilangkan hingga 80% plak di sela gigi.

Cara Menggunakan Benang Gigi yang Benar (Step-by-Step)

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, berikut cara flossing yang tepat:

  1. Ambil benang gigi sepanjang 40–45 cm (kurang lebih sepanjang lengan).

  2. Lilitkan ke kedua jari tengah, sisakan bagian tengah sekitar 5–7 cm sebagai area kerja.

  3. Masukkan benang ke sela gigi dengan gerakan lembut naik–turun.

  4. Bentuk huruf C pada sisi gigi, kemudian geser perlahan ke arah gusi untuk mengangkat plak.

  5. Bersihkan seluruh sela gigi, termasuk gigi geraham belakang.

  6. Gunakan bagian benang yang bersih untuk setiap sela gigi.

Kesalahan Umum Saat Flossing yang Harus Dihindari

Beberapa kebiasaan berikut dapat membuat flossing kurang efektif atau bahkan melukai gusi:

  • menarik benang terlalu keras

  • menggunakan satu bagian benang untuk seluruh gigi

  • flossing tanpa urutan sehingga ada sela gigi yang terlewat

Pastikan gerakan dilakukan lembut dan sistematis.

Memilih Jenis Benang Gigi yang Tepat

Di Indonesia, ada tiga jenis pembersih sela gigi yang umum digunakan: benang gigi, floss pick, dan water flosser. Kamu bisa memilih sesuai kebutuhan.

  1. Benang Gigi (Waxed and Unwaxed)

    Jenis yang paling efektif dan direkomendasikan dokter gigi.

    • Waxed: licin, mudah digunakan, tidak mudah putus → cocok untuk pemula.

    • Unwaxed: lebih tipis dan sangat bagus mengangkat plak → cocok jika sela gigi tidak terlalu sempit.

  2. Floss Pick (Benang Gigi Bergagang)

    Lebih praktis dan mudah ditemukan di minimarket.

    • Mudah digunakan di gigi belakang

    • Cocok untuk pemula & anak-anak

    • Praktis untuk dibawa bepergian

    • Namun tidak seefektif benang gulung dalam membersihkan seluruh kontur gigi.

  3. Water Flosser

    Alternatif modern yang mulai populer.

    • Ideal untuk pengguna behel

    • Membersihkan area sulit dijangkau

    • Ramah untuk gusi sensitif

    • Tapi kurang efektif untuk membersihkan plak yang tebal

    • Biayanya relatif lebih tinggi

Tips: Gunakan benang gigi sebagai dasar kebiasaan harian, floss pick untuk pilihan praktis, dan tambahkan water flosser jika kamu memakai behel atau butuh pembersihan ekstra.

Kapan Waktu Terbaik untuk Flossing?

Flossing bisa dilakukan kapan saja, tetapi waktu paling ideal adalah:

  • sebelum menyikat gigi di malam hari, agar fluoride dari pasta gigi lebih mudah masuk ke sela gigi

  • setelah makan besar jika ada makanan yang terselip

Frekuensinya cukup 1 kali sehari, yang penting konsisten.

Kesimpulan

Flossing bukan sekadar tambahan, tetapi bagian penting dari rutinitas kebersihan mulut. Dengan menggunakan benang gigi secara tepat, kamu bisa mencegah gigi berlubang, radang gusi, bau mulut, dan karang gigi.

Sikat gigi membersihkan permukaan gigi, sementara dental floss membersihkan sela-sela yang tidak terjangkau. Keduanya harus dilakukan bersamaan untuk kesehatan gigi dan gusi yang optimal.

Referensi

  1. Bosma, M.L., McGuire, J.A., DelSasso, A. et al. Efficacy of flossing and mouth rinsing regimens on plaque and gingivitis: a randomized clinical trial. BMC Oral Health 24, 178 (2024). https://doi.org/10.1186/s12903-024-03924-4 

  2. Jung, K., Böttge, B., Kullmann, M., & Ganss, C. (2025). Does proper flossing performance translate into effective plaque removal?. Clinical oral investigations, 29(9), 438. https://doi.org/10.1007/s00784-025-06505-z

Gigi Kuat Dimulai dari Kebiasaan Kecil

Mulai langkah menuju gigi sehat bersama klinik gigi estetika Jakarta, Onyx Dental Center, dan jadwalkan kunjunganmu sekarang

cta