Hubungan Kesehatan Mulut dengan Rasa Pahit
Keluhan mulut terasa pahit cukup sering terjadi, tetapi banyak orang mengabaikannya karena dianggap sepele. Padahal, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan mulut, pencernaan, atau efek dari obat yang dikonsumsi.
Biasanya, rasa pahit muncul akibat penumpukan bakteri, berkurangnya produksi air liur, atau adanya infeksi pada jaringan rongga mulut. Jika dibiarkan, masalah ini dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.
Penyakit Gusi dan Gigi Berlubang sebagai Penyebab
Masalah pada gigi dan gusi merupakan penyebab mulut pahit yang paling umum. Beberapa kondisi berikut dapat menimbulkan sensasi pahit, bau tidak sedap, dan rasa tidak nyaman:
Peradangan dan Infeksi Gusi (Gingivitis & Periodontitis)
Infeksi gusi biasanya disebabkan oleh bakteri anaerob yang menghasilkan senyawa sulfur. Inilah yang memicu bau tidak sedap dan rasa pahit di mulut.
Gigi Berlubang (Karies)
Lubang pada gigi menjadi tempat ideal bagi bakteri berkembang. Aktivitas bakteri ini menghasilkan zat yang menimbulkan rasa tidak enak, termasuk pahit.
Karang Gigi (Kalkulus)
Plak yang mengeras dapat memicu peradangan gusi dan membuat rongga mulut terasa pahit atau bau. Karang gigi yang tidak dibersihkan juga meningkatkan risiko infeksi.
Jika keluhan disertai gusi sering berdarah, nyeri saat mengunyah, atau bau mulut, sebaiknya segera periksa ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan.
Kondisi Mulut Kering (Xerostomia)
Mulut kering atau xerostomia terjadi ketika produksi air liur menurun. Padahal, air liur berperan menjaga keseimbangan bakteri dan membantu menetralisir asam di dalam mulut.
Saat air liur berkurang, bakteri lebih cepat berkembang dan menghasilkan aroma serta rasa pahit.
Beberapa penyebab mulut kering meliputi:
Dehidrasi
Stres
Konsumsi alkohol atau kafein
Efek obat-obatan (antidepresan, antihistamin, dekongestan, obat tekanan darah, pelemas otot, pereda nyeri)
Kebiasaan bernapas melalui mulut saat tidur
Peran Asam Lambung (GERD) pada Rasa Pahit
GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan bahkan hingga mulut. Asam ini membawa rasa asam dan pahit yang sangat khas, terutama saat:
bangun tidur
setelah makan makanan berminyak
setelah berbaring langsung usai makan
Selain rasa pahit, penderita GERD biasanya mengalami:
sensasi panas di dada (heartburn)
sering sendawa
tenggorokan terasa mengganjal
Efek Samping Obat-obatan dan Suplemen
Perubahan rasa (dysgeusia) adalah efek samping yang umum pada beberapa obat. Hal ini bisa membuat mulut terasa pahit setiap kali obat dikonsumsi. Obat-obatan yang sering menyebabkan efek tersebut termasuk:
antibiotik
obat tekanan darah
antidepresan
antihistamin
suplemen zat besi dan zinc
Beberapa obat juga mengurangi produksi air liur, sehingga memperburuk sensasi pahit. Pastikan minum air putih cukup agar tidak dehidrasi dan produksi air liur tetap normal.
Kapan Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter Gigi?
Apabila kamu merasakan rasa pahit dan tidak nyaman di rongga mulutmu, segera periksa ke dokter gigi jika:
Rasa pahit berlangsung lebih dari 1 minggu
Disertai nyeri saat menelan
Muncul bercak atau luka di lidah / mulut
Ada keluhan pencernaan berat
Gusi sering berdarah atau bengkak
Rasa pahit membuat kamu sulit makan dan kekurangan nutrisi.
Penanganan terbaik tergantung pada penyebabnya, untuk itu penting untuk segera memeriksakan ke dokter gigi untuk mengecek apakah keluhanmu berasal dari gigi, produksi air liur, pencernaan, atau reaksi obat tertentu.
Kesimpulan
Mulut terasa pahit dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari kesehatan gigi dan gusi, mulut kering, GERD, hingga efek samping obat. Dengan mengetahui berbagai penyebab mulut pahit, kamu bisa mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
Jika keluhan berlangsung lama atau muncul bersama gejala lain, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk pemeriksaan menyeluruh.
Referensi
Kharat, A., Baidya, O., Choudhari, S., et al. (2025, July 29). Impact of systemic medications on oral health: A cross-sectional study among geriatric patients. Cureus, 17(7), e88964. https://doi.org/10.7759/cureus.88964
Hummelsheim, M. Z., Hamacher, S., Hagemeier, A., Noack, M. J., & Barbe, A. G. (2021). Care need and dry mouth as risk indicators for impaired taste and smell. Scientific reports, 11(1), 20419. https://doi.org/10.1038/s41598-021-99978-3

