Mengapa Bercak Putih di Gigi Bisa Muncul?
Bercak putih di gigi, atau dikenal secara medis sebagai white spot lesion, terjadi ketika lapisan email mengalami kehilangan mineral (demineralisasi). Secara visual, area ini tampak lebih pucat atau berwarna putih seperti kapur dibandingkan jaringan gigi di sekitarnya.
White spot lesion bukan sekadar masalah estetika. Kondisi ini merupakan tahap awal dari proses karies dan menandakan adanya perubahan struktur mikro pada email gigi. Beberapa penyebab paling umum antara lain:
Dekalsifikasi Pasca Behel
Setelah perawatan ortodonti, sisa plak yang menumpuk di sekitar bracket dapat menyebabkan hilangnya mineral pada email. Ketika behel dilepas, muncul bercak putih yang kontras dengan permukaan gigi lainnya. Kondisi ini sering menjadi keluhan estetika pada pasien ortodonti.
Fluorosis Ringan
Paparan fluor berlebih selama masa pembentukan gigi dapat menyebabkan perubahan struktur email. Fluorosis ringan hingga sedang biasanya menimbulkan bercak putih yang menetap hingga dewasa.
Mengapa Bleaching Tidak Selalu Efektif untuk White Spot Lesion?
Banyak pasien mencoba pemutihan gigi untuk menyamarkan bercak putih di gigi. Namun, penting dipahami bahwa bleaching bekerja dengan mencerahkan seluruh permukaan gigi.
Akibatnya, bagian gigi yang sehat ikut menjadi lebih terang, sementara area white spot lesion tetap tampak lebih putih. Dalam beberapa kasus, kontrasnya justru terlihat semakin jelas.
Oleh karena itu, pendekatan untuk mengatasi bercak putih di gigi sebaiknya tidak hanya fokus pada warna, tetapi juga fokus mengatasi struktur email gigi.
Icon Resin Infiltration: Solusi Modern Tanpa Bor dan Suntikan
Salah satu inovasi dalam kedokteran gigi minimal invasif adalah icon resin infiltration.
Metode ini bekerja dengan prinsip ilmiah yang menarik: Area bercak putih memiliki pori-pori mikro akibat kehilangan mineral. Resin cair khusus diaplikasikan untuk meresap ke dalam pori-pori tersebut. Setelah mengeras, resin akan:
Mengisi ruang kosong pada email gigi kita,
Menghambat progresi demineralisasi atau hilangnya mineral,
Menyamakan indeks bias cahaya dengan email yang lebih sehat.
Karena cahaya tidak lagi terpantul secara berbeda, bercak putih akan tampak “menghilang” secara visual.
Prosedur icon resin infiltration ini:
Tidak menggunakan bor,
Tidak memerlukan suntikan obat bius,
Dilakukan dalam satu kunjungan,
Bersifat minimal invasif.
Inilah yang menjadikan icon resin infiltration sebagai solusi modern untuk bercak putih di gigi akibat behel maupun fluorosis ringan.
Keunggulan Icon Resin Infiltration Dibanding Perawatan Lain
Dibandingkan prosedur restoratif konvensional, icon resin infiltration menawarkan beberapa manfaat penting:
Preservasi struktur gigi alami (tidak ada pengikisan jaringan sehat)
Hasil estetik instan
Membantu menghentikan progresi demineralisasi
Minim rasa tidak nyaman
Pendekatan ini selaras dengan prinsip kedokteran gigi modern: mempertahankan sebanyak mungkin jaringan gigi sehat.
Siapa yang Cocok untuk Perawatan Ini?
Perawatan icon resin infiltration ideal untuk:
White spot lesion pasca perawatan ortodonti
Fluorosis ringan hingga sedang
Lesi karies tahap awal
Namun, tidak semua bercak putih memiliki penyebab yang sama. Pemeriksaan klinis menyeluruh diperlukan untuk memastikan bahwa infiltrasi resin merupakan pilihan yang tepat.
Kesimpulan
Bercak putih di gigi (white spot lesion) sering kali dianggap hanya masalah estetika, padahal dapat menjadi tanda awal proses demineralisasi atau hilangnya mineral pada email gigi. Perawatan bleaching biasa tidak selalu memberikan hasil optimal karena tidak memperbaiki struktur mikro gigi.
Dengan teknologi icon resin infiltration, bercak putih dapat disamarkan secara visual tanpa bor dan tanpa tindakan invasif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan estetika senyum, tetapi juga membantu menstabilkan kondisi mineral pada email gigi.
Baca Juga Layanan Onyx Dental Center yang sesuai:
Di Onyx Dental Center, setiap perawatan dilakukan dengan prinsip presisi dan minimal invasif, karena kami percaya bahwa senyum sehat dimulai dari struktur gigi yang tetap terjaga.
Referensi
El Meligy, O. A. E. S., Alamoudi, N. M., Eldin Ibrahim, S. T., Felemban, O. M., & Al-Tuwirqi, A. A. (2021). Effect of resin infiltration application on early proximal caries lesions in vitro. Journal of Dental Sciences, 16(1), 296–303. https://doi.org/10.1016/j.jds.2020.04.005
International Journal of Clinical Dentistry. (2022). Resin infiltration in management of white spot lesions. Retrieved from https://medicopublication.com/index.php/ijocd/article/download/18813/16321/36614
ScienceDirect. (2025). Resin infiltration for enamel white spot lesions. Retrieved from https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0020653925044442

