Inlay dan Onlay: Alternatif Tambal Gigi Estetik yang Lebih Kuat dan Presisi
logologo

Inlay dan Onlay: Alternatif Tambal Gigi Estetik yang Lebih Kuat dan Presisi

28 Februari 2026 | Ditulis oleh Onyx Editor TeamInlay dan Onlay: Alternatif Tambal Gigi Estetik yang Lebih Kuat dan Presisi

Apa Itu Inlay dan Onlay?

Inlay dan onlay merupakan jenis restorasi tidak langsung (indirect restoration) yang dibuat secara presisi di laboratorium untuk menggantikan struktur gigi yang hilang akibat karies atau fraktur.

Secara teknis:

  • Inlay digunakan untuk mengisi bagian dalam permukaan kunyah gigi tanpa menutupi tonjolan (cusp).

  • Onlay menutupi satu atau lebih cusp gigi, sehingga sering disebut sebagai partial crown karena cakupannya lebih luas dibanding inlay, namun tetap lebih konservatif dibanding crown penuh.

Inlay dan onlay merupakan jenis restorasi tidak langsung (indirect restoration) yang dibuat secara presisi di laboratorium untuk menggantikan struktur gigi yang hilang akibat karies atau fraktur

Keduanya dirancang untuk mengembalikan anatomi gigi, fungsi kunyah, serta estetika secara harmonis, terutama pada gigi posterior yang menerima beban kunyah besar.

Mengapa Bukan Tambalan Biasa (Resin Komposit)?

Tambalan resin komposit memang praktis dan dapat diselesaikan dalam satu kunjungan. Namun secara ilmiah, hampir semua resin komposit mengalami polymerization shrinkage (penyusutan saat mengeras).

Pada kavitas kecil, efek ini biasanya minimal. Namun pada kerusakan sedang hingga besar, penyusutan dapat menyebabkan:

  • Celah mikro (microleakage) antara tambalan dan gigi

  • Rasa ngilu setelah perawatan

  • Risiko lubang baru atau karies sekunder di bawah tambalan

  • Tekanan tambahan pada dinding gigi

Sebaliknya, inlay dan onlay dibuat di laboratorium dalam kondisi terkontrol, sehingga material sudah mengeras sempurna sebelum dipasang. Saat direkatkan ke gigi, bentuk dan volumenya stabil.

Dengan teknik adhesif modern, restorasi ini dapat mengembalikan sekitar 70–90% kekuatan struktural gigi, terutama bila cusp yang melemah turut dilindungi.

Untuk kavitas sedang hingga besar, pendekatan ini menawarkan solusi yang lebih kuat, lebih presisi, dan lebih tahan lama dibanding tambalan langsung.

Mengapa Tidak Langsung Menggunakan Dental Crown?

Dental crown digunakan ketika kerusakan gigi sangat luas. Namun prosedur crown mengharuskan pengasahan menyeluruh, termasuk jaringan gigi yang masih sehat.

Inlay dan onlay mengikuti prinsip minimally invasive dentistry dan biomimetic dentistry, yaitu:

  • Mengangkat hanya jaringan yang terinfeksi

  • Mempertahankan sebanyak mungkin struktur alami

  • Menguatkan sisa gigi tanpa preparasi agresif

Dengan kata lain, inlay dan onlay berada di “tengah” antara tambalan biasa dan crown sebagai solusi yang konservatif namun tetap premium.

Estetika dan Pilihan Material

Inlay dan onlay umumnya dibuat dari:

  • Keramik dental atau Porselen

  • Zirconia

  • Logam

  • Resin Komposit Laboratorium

Keunggulannya:

  • Warna natural dan menyerupai email gigi (terutama porselen)

  • Stabilitas warna baik, tidak mudah menguning seperti tambalan biasa

  • Permukaan lebih halus dan presisi, sehingga nyaman saat mengunyah

  • Tahan terhadap tekanan kunyah, terutama zirconia dan logam

  • Ketahanan jangka panjang rata-rata 10–15 tahun, bahkan bisa lebih lama tergantung material, teknik pemasangan, dan perawatan pasien

Secara estetika, porselen memberikan hasil paling natural karena memiliki transparansi yang mirip email.

Zirconia unggul dalam kekuatan, sehingga cocok untuk pasien dengan tekanan kunyah besar.

Sementara logam dikenal sangat awet dan presisi, meskipun tidak bersifat estetik.

Secara keseluruhan, dibanding tambalan biasa, inlay dan onlay memberikan hasil yang lebih stabil secara bentuk, warna, dan kekuatan, terutama untuk infeksi pada gigi posterior dengan kehilangan struktur yang cukup besar.

Indikasi Ideal Inlay dan Onlay

Perawatan ini direkomendasikan pada kondisi:

  • Kavitas sedang hingga besar

  • Cusp gigi yang mulai melemah

  • Fraktur parsial pada gigi posterior

  • Penggantian tambalan lama berukuran besar

  • Pasien dengan ekspektasi estetika tinggi

Namun, bila struktur gigi tersisa sangat minimal, dental crown tetap menjadi pilihan yang lebih tepat.

Kesimpulan

Inlay dan onlay merupakan solusi restorasi modern yang menawarkan keseimbangan antara kekuatan, presisi, dan konservasi jaringan alami. 

Ketika tambalan biasa terasa kurang kuat, dan crown terlalu agresif, inlay atau onlay menjadi pendekatan yang elegan dan terukur.

Karena dalam kedokteran gigi modern, restorasi bukan hanya tentang menutup kerusakan, melainkan menjaga struktur alami gigi untuk jangka panjang.

Referensi

  1. Inlays and onlays. (n.d.). In ScienceDirect Topics. Retrieved from https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/inlays-and-onlays

  2. International Journal of Community Medicine and Public Health. (2024). Long-term success of inlay and onlay procedures in dental repairs. International Journal of Community Medicine and Public Health, 11(10). https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20242688 

  3. Mandal, N. B., Kumari, A., Baldev, K. C., Sarangi, P., Chauhan, R., Rajesh, D., & Tiwari, H. D. (2022). A clinical evaluation of onlay and inlay in posterior ceramic restorations: An original study. Journal of Pharmacy & Bioallied Sciences, 14(Suppl 1), S310–S312. https://doi.org/10.4103/jpbs.jpbs_776_21

Saat Struktur Alami Tetap Menjadi Prioritas

Mulai langkah menuju gigi sehat bersama klinik gigi estetika Jakarta, Onyx Dental Center, dan jadwalkan kunjunganmu sekarang

cta